Kota Malang memang terkenal dengan banyak nya objek wisata serta potensi alamnya yang menakjubkan. Ada beberapa macam tempat wisata yang hits dan terkenal di Kota Malang. Salah satu obyek wisata yang sedang hangat-hangat nya dibicarakan adalah Kampung Warna Warni Jodipan.

Kampung yang terdapat di Kota Malang ini memiliki spot wisata yang baru dan unik. Pada awalnya kampung ini di kenal sebagai salah satu perkampungan yang kumuh, tetapi lokasi ini sekarang sudah menjadi kampung dengan pemandangan dan tampilan yang menarik.

Dan saat ini perkampungan ini  menjadi tujuan bagi para wisatawan untuk berfoto-foto dengan nuansa bangunan yang warna warni, hampir setiap hari selalu ada wisatawan yang datang meskipun hanya untuk berfoto-foto.

Di seberang kampung warna warni Jodipan ini juga terdapat Kampung 3D yang tidak hanya memiliki dinding rumah warga yang di cat warna warni tetapi juga ada banyak gambar 3D yang menjadi spot keren untuk berfoto-foto.

Harga Tiket Masuk di Kampung Warna Warni Jodipan

Di kampung warna warni Jodipan ini terdapat beberapa fasilitas yaitu seperti tempat parkir, toilet, dan kios-kios pedagang makanan dan minuman. Sedangkan untuk tiket masuk harganya cukup terjangkau yaitu sebesar Rp 3.000/orang. Uniknya tiket ini berbentuk sticker sehingga bisa kalian gunakan sebagai kenang-kenangan yang menarik untuk dibawa pulang. Kalau untuk biaya parkir kendaraan pribadi seperti sepeda motor akan dikenakan tarif sebesar Rp 2.000/motor dan kendara pribadi mobil Rp 5.000/mobil. Dan untuk biaya parkir bus pariwisata dikenakan tarif sekitar Rp 15.000 sampai Rp 25.000.

Lokasi Kampung Warna Warni Jodipan

Lokasi kampung ini terletak di Desa Jodipan RT 06 RW 02, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kampung tersebut berada di bawah pasar loak dan jembatan rel kereta api.

Lihat lokasi klik disini,

Sejarah Kampung Warna Warni Jodipan

Asal mula kampung warna warni Jodipan ini berasal dari ide kreatif Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang yang masuk dalam komunitas Guyspro, menjadikan kawasan kumuh tersebut menjadi lebih cerah dan penuh warna.

Nabila Firda sebagai koordinator Guyspro mengatakan bahwa alasan dari proyek ini dikarenakan bahwa sebenarnya kampung Jodipan ini memiliki view yang menarik dan terlihat jelas dari atas jembatan Brantas. Namun karena penampilan nya yang kotor dan kumuh membuat tampilan kota menjadi kurang menarik dipandang.

Karena alasan tersebut, dibuatlah proyek yang di sponsori oleh “Indana Paint” dan Corporate Social Responbility. Dan proyek ini dikerjakan secara langsung oleh para seniman dan 30 tukang cat yang bertugas mengecat dan melukis dinding serta atap rumah yang ada di Kampung Jodipan. Bahkan pelaksanaan proyek ini juga dibantu oleh warga sekitar dan TNI AU. Dan terciptalah kampung yang memilki daya tarik sebagai tempat wisata.

Spot Foto Menarik Kampung Warna Warni Jodipan

Di sini kalian dapat menemukan banyak spot foto menarik yang dapat dijadikan sebagai latar foto selfie yang instagramebel. Berikut spot-spot foto yang bisa kalian cari seperti:

  1. Jembatan Kaca Ngalam

jembatan kaca jodipan

Baca Juga  Berwisata Ke Lebanon? Siapa Takut! Ini Panduannya.
  • lokasinya berada di sebelah selatan Stasiun Kereta Api Kota Baru yang memiliki jarak 500 meter. Dari sini kalian bisa melihat dengan jelas pemandangan kampung warna warni yang sangat unik dan menarik.
  • Dinding warna warni, berbagai macam warna menghiasi lantai serta dinding di kampung ini yang menjadi salah satu spot foto yang menarik.
  • Lorong payung, yang berada di jalur utama Komplek Juanda yang juga  selalu ramai dikunjungi.
  • Lukisan 3 dimensi, selain dinding warna warni ada pula spot foto yang memberikan background lukisan 3 dimensi.
  • Tangga dengan warna warni yang menarik.
  • Untuk tiket masuk jembatan ini kalian akan di kenakan biaya sebesar Rp 2.000/orang saja.

Jembatan ini disebut-sebut sebagai jembatan kaca yang pertama di Indonesia yang secara resmi telah dibuka oleh pemerintah Kota Malang pada Oktober 2017 lalu. Peresmian jembatan ini dihadiri secara langsung oleh Walikota Malang yaitu Mochamad Anton, Vice Presidet PT Indana, serta rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

Adanya jembatan ini semakin menambah daya tarik lokasi wisata, karena pengunjung bisa berfoto-foto selfie di atas jembatan kaca ini. Sedangkan untuk konstruksi jembatan kaca ini dirancang oleh dua Mahasiswa dari Teknik Sipil UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) yaitu Khoirul dan Mahatma Aji. Mereka dibina oleh Ir. Lukito Prasetyo, dua Mahasiswa ini sudah pernah menjadi juara umum dari kompetisi bangunan gedung Indonesia di tahun 2015.

Sedangkan untuk pembangunan jembatan di fasilitasi PT Indana yang merupakan perusahaan cat berasal dari Kota Malang. Pembangunan ini di lakukan dari 8 Juni 2017 hingga 25 September 2017 dengan materi bahan yang sudah teruji kekuatannya, jadi kalian tak perlu khawatir saat melintasi jembatan kaca ini.

Desain jembatan kaca ini pernah disebut ingin meniru jambatan kaca yang ada di Zhangjiajie, Cina. Tetapi hasil akhir pemabngunan menunjukan bahwa jembatan ini hanya mempunyai kaca di bagian tengah dan dinding jembatan dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Baru sehari dibuka untuk umum, banyak postingan di Instagram mengenai jembatan ini.

Banyak wisatawan yang mengabadikan moment saat berkunjung di kampung warna warni Jodipan dan berfoto di atas jembatan kaca ini. Jembatan ini berwarna kuning emas dengan panjang 25 meter serta lebar 1,25 meter. Berada di atas ketinggian 9,5 meter, bisa dilalui 2 orang berjalan berpapasan dengan maksimal 50 orang dan dapat menanggung beban 250kg. 

 

Baca Juga  Ini 4 Destinasi Menarik Di Brunei Darussalam
Kampung Warna Warni Jodipan: Harga Tiket, Lokasi dan Sejarahnya
5 (100%) 12 votes

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.