Pertama Kali Ke Singapura? Wajib Perhatikan 11 Hal Berikut

Travelerstars, Tips ke singapura pertama kali – Traveler pasti enggak asing dengan nama Singapura. Ya, negara kota dengan luas 130 kilometer persegi itu letaknya hanya ‘selemparan batu’ dari pulau Batam. Dari Jakarta hanya butuh penerbangan kurang dari dua jam.

Selain itu secara budaya juga tak jauh berbeda dari yang dibayangkan Traveler asal Nusantara. Paling tidak, meski bahasa resminya bahasa Inggris namun pemahaman rata-rata warga Singapura atas bahasa Melayu ataupun Indonesia juga memadai.

Tips Ke Singapura Pertama Kali

Tidak heran kalau negara yang merdeka dari Malaysia tahun 1963 itu sering dijadikan ujian peratam melancong ke luar negeri dari Traveler asal Indonesia.

Nah, supaya liburan ke Singapura jadi semakin menyenangkan bagi para pemula ada sejumlah hal yang perlu juga dipersiapkan.

  1. Kartu Imigrasi

Traveler yang liburan ke Singapura pertama kali  jangan sampai tidak mendapatkan kartu ini yang biasanya dibagikan di pesawat. Isilah dengan lengkap termasuk lokasi penginapan selama di Singapura.

Hal itu untuk menghindari pertanyaan detail dari petugas Imigrasi di bandar udara Changi yang dikenal sangat ketat. Waktu juga jadi banyak terbuang. Kalau enggak dapat kartu itu, sebenarnya juga disediakan di dekat jalur pemeriksaan imigrasi.

  1. Peta Kota

Begitu selesai urusan imigrasi di bandara Changi segera ambil peta kota. Ini akan mempermudah Traveler untuk mnegtahui lokasi penginapan serta obyek wisata yang hendak didatangi. Karena praktis semua wilayah Singapura bisa dicapai dengan saran transportasi yang ada, sehingga kita bisa jalan hemat ke Singapura. Pilihan yang paling umum adalah memanfaatkan MRT.

Baca Juga  10 Tempat Wisata Favorit dan Terkenal Di Thailand

Pelajari dengan seksama rute seluruh angkutan massal yang ada di peta. Memang sebenarnya kecil kemungkinan Traveler akan tersesat karena jalur transportasi sangat jelas serta petugas kepolisian setempat yang rekatif mudah ditemui.

Mempelajari peta wilayah dan rute transportasi akan membantu Traveler dalam menghemat penegluaran selama jalan-jalan di Singapura Sendirian.

  1. Beli Kartu Transportasi Massal

Sangat disarankan untuk sudah membeli kartu yang berisi ‘pulsa’ alias EZ Link yang jadi kartu resmi untuk membayar biaya naik angkutan umum. Kartu itu bisa dipakai untuk naik MRT maupun bus kota. Silakan isi dana sesuai dengan waktu tinggal dan juga destinasi yang akan didatangi.

Ada sejumlah pilihan, salah satu contohnya, jenis kartu harian yang bisa dipakai untuk kemana saja tanp harus isi ulang.

Oya, selama berada di angkutan umum, seperti MRT, tidak diperkenankan untuk memotret stasiun di sembarang tempat. Begitu pula saat antri naik ataupun turun, ikut jalur yang telah disediakan.

  1. Penukaran Uang

Persiapkan budget untuk liburan ke Singapura. Meski masih ada gerai yang bisa menerima pembayaran dengan mata uang Rupiah namun kurs yang akan dikenakan termasuk ‘murah’ buat mata uang Indonesia.

Untuk itu perlu segera menukarkan uang Rupiah ke Dolar Singapura sebelum keluar bandara. Meskipun gerai penukaran uang juga banyak tersedia di seantero negara.

  1. Aturan Lalu Lintas

Menyeberang jalan adalah hal sederhana yang tidak bisa ditolerir pelanggarannya di Singapura. Menyeberangi jalan raya di jalur zebra cross adalah keharusan.

Baca Juga  Ke Manila, Jangan Lupa Naik Jeepney Yang Cukup Murah

Jika ada lampu lalu-lintasnya, perhatian benar warna merah ataupun hijau. Jangan sekali-kali melanggar akalu tidak ingin didenda. Paling tidak menghindari omelan dari pemakai jalan lain.

Begitu pula kalau mau naik taksi atau bus kota. Tidak bisa naik turun di sembarang tempat. Nyaris tidak mungkin bisa memaksa pengemudi angkutan umum di Singapura untuk berhenti buat menaik turunkan penumpang jika tidak di tempat yang telah tersedia.

  1. Air Minum

Karena sistem pengolahan air bersih di Singapura sudah sangat maju maka kalau soal pasokan air buat minum jadi enggak masalah. Di Singapura itu Traveler bisa minum air langsung dari kerannya.

Biasanya air keran atau tap water juga tersedia di banyak area publik. Jadi, kalau bawa air mineral bawa botol kosong agar bisa isi ulang air minum ya lumayan juga buat menghemat budget.

  1. Tata Tertib Di Tempat Umum

Meski terkesan ‘nyinyir’ dengan sebutan “Fine City’ namun Singapura termasuk negara paling tertib di dunia. Singapura dikenal sangat disiplin dengan peraturan yang dibuat, termasuk  terhadap turis sekalipun.

Makanya coba semaksimal mungkin untuk menghindari, misalnya:

–   Membuang sampah sembarangan, bisa dikenakan denda mulai dari 300 SGD atau setara Rp 300 ribuan.

–   Makan dan minum di dalam transportasi umum seperti MRT dan bus kota. Denda supaya angkutan umum bersih itu angkanya bisa sampai 500 SGD alias sekitar Rp 500 ribuan.

Baca Juga  10 Makanan Khas Myanmar Ini Wajib Anda Coba Ketika Travelling

–   Meludah di sembarang tempat dendanya serupa dengan makan atau minum di dalam angkutan umum.

  1. Bahasa Sehari-hari

Singlish atau Singaporean English adalah ‘dialek’ yang umumnya muncul dari mulut warga Singapura. Ini merupakan campuran bahasa Melayu, Hokian dan Tamil. Ketiganya merupakan penduduk di sana.

  1. Jalan Kaki

Mirip Jepang, penduduk asli Singapura terbiasa sekali dengan berjalan kaki untuk bepergian. Beruntung tata kota di sana memang memungkinkan buat berjalan kaki dengan nyaman. Desain kewilayahannya pakai blok ditunjang dengan jalur pedestrian yang lebar.

Kalau jarak tempuh satu lokasi terlalu jauh, sejak lama pemerintah Singapura membangun jaringan infrastruktur angkuta umum dan jalan raya serta rel kereta yang terintegrasi.

  1. Toilet

Ini patut diperhatikan bagi Traveler asal Nusantara yang terbiasa di kamar kecil basah. Di Singapura agak susah menemui kamar kecil yang sama jenisnya seprti di Indonesia.

Untuk siapkan saja tisu basah yang akan sangat berguna saat diperlukan di kamar kecil.

  1. Tempat Shooping

Begitu banyak lokasi shopping untuk membeli persediaan pakaian untuk liburan di Singapura, atau kongkow di Singapura. Jika baru pertama kali datang, masukkan saja sejumlah area yang sudah paling klasik.

Ambil contoh seperti wilayah; Bugis Street, Mustafa Centre,Lucky Plaza, atau China Town. Masih banyak gerai di tempat-tempat itu yang memungkinkan Traveler untuk tawar menawar harga.

Pertama Kali Ke Singapura? Wajib Perhatikan 11 Hal Berikut
5 (100%) 10 votes

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.