Mau Keliling Eropa? Begini Cara Mengurus Visa Schengen

Travelerstars, Perjalanan keliling Eropa jadi dambaan hampir semua Travelers. Untuk bisa memasuki negara di Eropa ini Travelers wajib memiliki Visa yang disebut Schengen. Inilah cara mengurus visa schengen versi travelerstars.

Sekilas Tentang Visa Schengen

Sedikit menceritakan mengapa disebut Visa Schengen. Sejarahnya pada tahun 1985, negara Uni Eropa melakukan perjanjian di kota Schengen, Luxemburg. Salah satu isi dari perjanjian itu menghapus pengawasan perbatasan di antara negara-negara Uni Eropa dan mencakup berbagai aturan kebijakan bersama untuk izin masuk jangka pendek.

Dalam situs https://www.schengenvisainfo.com/, area Schengen terdiri dari 26 negara. Mayoritas negara Eropa masuk dalam area Schengen ini, kecuali Inggris dan beberapa negara seperti Rumania, Bulgaria, Kroasia, Cyprus dan Irlandia. Beberapa negara yang bukan negara Uni Eropa ada yang masuk dalam area Schengen seperti Norwegia, Switzerland, Iceland.

Visa Schengen ini terdiri beberapa tipe, yakni Uniform Schengen Visas (USV), Limited Teritorial Validity Visa dan National Visa. Secara singkatnya, untuk keperluan turis yang dibutuhkan jenis USV Visa.

Baca Juga  Beli JR Pass, Untung Atau Rugi Kah?

Visa jenis USV ini ada 2 katagori, yakni A dan C. Katagori A untuk transit saja, sehingga pemegang Visa USV katagori A tidak boleh masuk ke dalam negara di area Schengen. Sedangkan katagori C merupakan jenius visa dimana pemiliknya boleh tinggal dalam waktu pendek di Area Schengen. Untuk Travelers, jenis visa yang harus diapply adalah Visa USV katagori C (Visa turis).

Baca: Mudah Kok! Ini Lho Tahapan Bikin Visa Jepang

Cara Mengurus Visa Schengen

Untuk area Jakarta, Travelers bisa mengurus Visa Schengen perusahaan agen yang ditunjuk oleh Negara Uni Eropa untuk melayani aplikasi Visa yakni VFS. Jadi kita tidak berurusan langsung dengan pihak kedutaan. Kantor VFS terletak di Kuningan City Mall. Untuk pengurusan Formulir visa bisa didownload dari link website http://www.vfsglobal.com/.

Bisa juga mengurus Visa Schengen melalui kedutaan negara Schengen seperti Jerman, Italia, Belanda, Perancis, dan lainnya. Yang jadi pertanyaan di kedutaan mana Travelers harus mengurusnya. Untuk menjawab pertanyaan ini, ada aturan negara Schengen yang mau menerima aplikasi Travelers yakni negara yang menjadi destinasi utama atau jika tidak dapat ditentukan, maka adalah negara Schengen pertama yang Travelers masuk

Baca Juga  Tips Pakaian Saat Winter

Syarat Mengurus Visa Schengen

Ambil contoh negara paling lama tinggal di Belanda. Maka, pengajuan visa melalui kedutaan Belanda. Untuk persyaratan harus melampirkan dokumen berikut:

  1. Formulir permohonan Visa yang sudah diisi lengkap dan jujur.
  2. Passport dengan masa aktif lebih dari 6 bulan.
  3. Foto terbaru ukuran 3,5 x 4,5 cm dengan latar belakang putih.
  4. Copy KTP, KK, Akte Kelahiran dan Akte Nikah
  5. Travel insurance dengan coverage minimal €30,000.
  6. Copy rekening tabungan/koran 3-6 bulan terakhir. Soal tabungan tidak ada angka pasti. Namun sebagai gambaran untuk biaya hidup sehari di Eropa sekitar 70 Euro.
  7. Surat Keterangan Kerja dan izin memberikan cuti.
  8. Bukti booking pesawat pulang pergi ke Eropa. Karena belum memiliki kepastian visa diterima sebaiknya jangan membeli tiket terlebih dahulu.
  9. Bukti booking hotel selama di Eropa. Beberapa situs online menawarkan booking hotel tanpa meminta jaminan. Artinya bisa dicancel tanpa terkena biaya.

Setelah seluruh dokumen lengkap, ajukan permohonan bisa langsung ke kedutaan Belanda yang terletak di Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan atau melalui kantor VFS.

Baca Juga  Bisa Lho Order Spesial Menu Halal di Pesawat

Waktu pemrosesan Visa Schengen ayakni 15 hari. Travelers disarankan membuat janji jauh sebelum tanggal keberangkatan sehingga saat mengajukan aplikasi masih memiliki waktu cukup sebelum tanggal keberangkatan anda.

Pengajuan tidak lebih awal dari tiga bulan sebelum keberangkatan.

Untuk biaya, ada 2 item yang harus dibayar, yakni biaya Visa sebesar 60 Euro, biaya untuk anak-anak usia 6-11 tahun dikenakan 35 Euro, sedangkan untuk anak di bawah 6 tahun gratis. Selain itu ada biaya layanan VFS sebesar 25 Euro.  Total untuk dewasa dikenakan 85 Euro atau sekitar Rp 1,45 juta, sedangkan anak-anak 60 Euro atau sekitar Rp 1 juta.

Naskah  : Travelerstars

Foto    : Travelerstars

Mau Keliling Eropa? Begini Cara Mengurus Visa Schengen
Rate this post

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.