Panduan Wisata di Brunei Darussalam

Travelerstars – Berada di negara yang kaya raya seperti Brunei Darussalam ternyata butuh kiat khusus. Salah satunya karena rasio penduduk dengan kepemilikan kendaraan bermotor nyaris satu banding satu.

Tak heran kalau namanya angkutan umum jadi terbilang langka di seantero negeri yang pernah jadi negara protektorat Inggris itu. Oleh karena itu memanfaatkan mobil ‘omprengan’ jadi lazim. Nampak luar seperti mobil biasa, karena memang mobil milik penduduk lokal namun dijadikan semacam angkutan tak resmi.

Baca Juga  Ini 4 Destinasi Menarik Di Brunei Darussalam

Tarif Angkutan Umum di Brunei Darussalam

Tarifnya 1 hingga 2 dolar Brunei (Rp 9600-19.000) sekali naik. Umumnya berupa mobil van atau minibus. Memang jadinya butuh kejelian khusus buat mencermati kalau cari alternatif di luar bus kota yang tarifnya 1 dolar Brunei yang kadang butuh 30 menit untuk bisa muncul.

Padahal jam operasi kendaraan umum di seantero negeri hanya sampai pukul 18.00 waktu lokal. Harus jadi perhatian jika Traveler menginap di hotel yang lokasinya di luar kota Bandar Seri Bergawan.

Satu lagi, karena penumpang di sana sangat sepi maka perlu memberitahu supir sola lokasi dimana Traveler akan turun. Jika tidak biasanya bus akan menghindari lokasi yang dimau Traveler kalau dianggap tak ada penumpang yang turun di sana.

Hal lain yang harus ‘diwaspadai’ adalah Hari Jumat. Saat itu semua kegiatan berhenti di Bandar Sri Begawan, termasuk angkutan umum, restoran, dan mal. Dan jangan menganggap namanya Jumatan serupa di Indonesia, jelas tidak karena waktu tutup di Brunei yang jamak adalah antara pukul 11.00-14.00.

Kalau memang ‘sepi’ lalu kapan waktu idel mengunjungi Brunei Darussalam?

Bulan Juli adalah bulan yang ‘ramai’ di seantero negeri. Karena pada bulan Juli adalah bulan yang sama dengan Ulang Tahun Sultan Hasanal Bolkiah.

Saat perayaan ulang tahun itu akan ada hanya parade di Taman Sir Muda Omar Ali, di seberang Masjid Omar Ali. Waktu itu Sultan yang juga kolektor mobil sport itu akan menyapa warganya.

Di area seputaran taman itu bakal ada bazar makanan di malam hari. Lumayan buat mencari makanan khas Brunei seperti roti Jhon yang juga terkenal di Malaysia dan Singapura serta Indonesia.

Ada juga Nasi Ayam dan Kue Lekor (serupa otak-otak goreng yang kering).

Tetapi Traveler perlu menyadari bahwa yang namanya ramai saat perayaan hari jadi Sultan itu tidaklah seramai perayaan 17 Belasan di Tanah Air. Terus terang memang masih jauh lebih ramai perayaan Kemerdekaan RI.

Terakhir, kalau mau cari penginapan di seluruh negeri Brunei sangat disarankan buat cek ke berbagai situs pemesanan yang diketahui Traveler. Bisa cek di airbnb atau booking.com.

Kalau mau cari yang serupa kamar sendiri bisa ketemu berbagai tawaran kamar di apartemen yang harganya bisa mulai 10 dolar Brunei semalam.

Atau kalau mau yang kelas hotel bintang lima sepertri Radison juga ada. Tarifnya bisa Rp 1,4 jutaan semalam.

Panduan Wisata di Brunei Darussalam
Rate this post

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.