8 Tips Backpacker Ke Jepang Lengkap, Mudah dan Murah

Tips Backpacker Ke Jepang dengan budget murah – Melancong ke tempat wisata di Jepang banyak disebut-sebut membutuhkan biaya yang selangit, baik saat musim gugur, musim semi . Tapi itu cerita alama, karena kini makin banyak trik yang bisa Traveler pilih untuk membuat pengalaman backpaker ke jepang tetap menyenangkan.

Tentu sekaligus ramah buat kantong alias biaya yang mesti dikeluarkan menjelang berangkat dan selama di Jepang jadi terjaga. Berikut sejumlah tips backpaker ke jepang dengan mudah:

  1. Kereta Api Tak Selalu lebih Murah

backpacker ke jepang 2018

Rapikan rute serta perjalanan Traveler sehingga tiket kereta api bisa mahal dan seringkali sama sekali tidak diperlukan. Karena masih ada opsi untuk memanfaatkan feri, bus atau bahkan penerbangan domestik untuk membantu Traveler bergerak antar kota.

Misalnya, maskapai penerbangan berbiaya rendah seperti Vanilla Air atau Peach dapat mengantar Anda ke kota besar lain dengan biaya sekitar 3.000 Yen atau setara dengan Rp 388 ribu (sekali jalan).

Kalau menempuh rute Osaka-Beppu ada kapal feri Sunflower yang menyediakan area bermalam bagi Traveler di dalam kapal. Ruang tidurnya beralaskan matras. Selain itu ada juga opsi bermalam di bus dengan tarif diskon tinggi.

Oya, banyak juga kesempatan untuk dapay diskonan tiket kereta api. Cari Puratto Kodama, tiket satu arah ini menghemat 4.000 Yen (sekitar Rp 518 ribu) dibandingkan harga tiket kereta peluru reguler dengan rute Tokyo- Osaka. Bisa juga Traveler memanfaatkan tiket musiman Seishun 18, lima hari perjalanan kereta api lokal tanpa batas.

  1. Berbelanja di Daiso

backpacker ke jepang murah

Berbelanja oleh-oleh atau suvenir menjadi hal wajib untuk dilakukan ketika berlibur. Anda bisa mengunjungi salah satu dari 3.000 toko Daiso yang tersebar di seluruh Jepang. Sebagian besar barang seharga 100 Yen atau setara dengan Rp 12 ribuan. Harga segitu Traveler bisa membeli sesuatu berupa produk kerajinan hingga sampo.

  1. Hindari Jalur Wisata Yang Ramai

Ambil contoh saat berada di Tokyo, pertimbangkan untuk pergi ke Kepulauan Izu yang ada area gunung dengan pantai yang relatif sepi. Kalau di Kyoto, bisa sambangi bukit pasir Tottori atau menuju ke Amanohashidate, yang dijuluki sebagai “Kyoto di tepi laut”.

Baca Juga  Begini Cara Mengetahui Daya Power Bank Agar Aman di Pesawat

Selain itu banyak kuil-kuil keren yang tidak usah bayar. Landmark-landmark seru yang gratis juga banyak untuk spot selfie terbaik.

Kantor pusat Bandai di Asakusa Jepang punya spot selfie bareng Doraemon atau Songokou, dan kamu bebas foto di sana. Foto bareng patung Gundam raksasa di Odaiba juga gratis.

  1. Cari Tiket Pesawat Jauh Hari

Merencanakan perjalanan paling tidak setahun sebelumnya banyak manfaatnya. Paling tidak Traveler bisa punya waktu lebih untuk cari tiket pesawat dengan imbuhan promo yang banyak sekali. Itu bisa didapat dengan berburu secara online atau menyambangi traveling.

Waktu yang panjang bikin kesempatan memilih tiket pesawat yang harga miring terbuka lebar. Ada maskapai bujet ke Jepang seperti AirAsia, ada juga yang full service seperti Garuda Indonesia atau ANA yang harga tiketnya masih bersahabat jika beli jauh-jauh hari.

  1. Pilihan Akomodasi Non-Hotel Online

itinerary backpacker ke jepang 7 hari

Mumpung liburan ke Jepang, memang layak mencoba akomodasi non-hotel online yang banyak bertebaran di internet. Traveler bisa coba kamar atau rumah milik pribadi orang Jepang. Banyak kok yang menyediakan ruang di rumah pribadinya untuk disewa. Apalagi kalau traveling bareng teman-teman atau keluarga.

Baca Juga  5 Tempat Wisata di Kyoto Jepang

Di Tokyo, masih bisa dapat satu rumah untuk diisi 5 orang dengan harga Rp 500 ribu-700 ribu semalam. Lumayan ada pengalaman tidur di kasur futon ala Nobita. Jangan lupa persiapkan juga pakaian musim semi di jepang.

  1. Rute Berpindah Pakai JR Pass

Jika Traveler bakal pindah ke banyak kota sampai 5 kota maka pertimbangkan pakai Japan Rail Pass (JR Pass). Harganya 29.110 Yen untuk 7 hari (sekitar Rp 3,5 juta). Mahal di awal, namun kamu akan gratis naik semua kereta peluru Shinkansen (kecuali tipe Nozomi dan Mizuho) dan gratis naik KRL komuter yang dikelola Japan Railways.

Harga JR Pass sama dengan harga tiket Shinkansen jarak jauh sekali jalan, lumayan dalam di kantong. Namun kalau rencana melancongnya cuma pergi Osaka-Kyoto atau Kyoto-Tokyo tidak perlu beli JR Pass. Cukup beli tiket bus malam antarkota dan untuk keliling naik kereta di dalam kota, pakai One Day Ticket saja.

  1. Hindari Restoran

Tips backpacker ke jepang

Makan di restoran di Jepang sudah pasti mahal, apalagi kalau makan malam,  harganya naik lebih mahal dari makan siang.

Traveler tetap bisa makan enak dan murah  dengan membeli makanan di Depachika. Depachika adalah lantai basement mal besar seperti Tobu, Seibu, Daimaru, atau Takashimaya.

Baca Juga  Sim Internasional, Begini Prosedur Pembuatannya

Di lantai ini menjual makanan halal jepang jadi yang rasanya enak dan murah. Untuk harga yang sama dengan seporsi ramen di restoran, Traveler bisa dapat 2 porsi bento atau 4 menu masakan untuk dibawa pulang dan dimakan di kamar penginapan.

Sekitar pukul 19.00-21.00, aneka Depachika akan mengobral makanan, ditandai dengan stiker obral berwarna kuning. Lumayan bisa borong untuk makan malam, sarapan dan makan siang esok hari. Tinggal dipanaskan di microwave atau santap langsung saja.

Makanan obralan malam hari juga tersedia di setiap supermarket (bukan minimarket) serta terkadang beberapa stasiun kereta besar punya toko bento.

  1. Bawa WiFi dari Indonesia

tips liburan ke jepang ala backpacker

Sewa modem WiFi sering jadi pilihan para Traveler saat liburan ke Jepang supaya bisa tetap online dimanapun. Tempat penyewaan ada di setiap bandara di sana.

Namun, sekarang sudah banyak penyewaan modem WiFi portabel dari Indonesia. Ada beberapa provider, misalnya Wink, yang sinyalnya juga kencang di Jepang. Harga sewanya bisa lebih murah daripada di Jepang. Namun jika anda tidak sempat anda bisa baca tips memilih kartu di jepang.

Satu lagi keuntungannya adalah, bebas ribet. Kalau sewa WiFi di Jepang, kamu mesti menyempatkan waktu buat cari konter saat baru mendarat di bandara dan cari konter lagi saat mau pulang dari Jepang. Kalau bawa WiFi dari Indonesia, tinggal dinyalakan dan kamu bisa langsung beraksi.

8 Tips Backpacker Ke Jepang Lengkap, Mudah dan Murah
5 (100%) 6 votes

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.