Travelerstars- Turki merupakan negara Eurasia dimana wilayahnya sebagian kecil berasa di area Eropa dan sebagian besar lain di wilayah Asia.

Perpaduan dua benua itu membuat Turki jadi punya sejarah yang kaya dan penting bagi peradaban dunia. Termasuk aneka ragam budayanya yang merupakan sintesa Budaya Barat dan Timur.

Namun karena masih masuk dalam jajaran negara Eropa, melancong ke Turki sejatinya enggak bisa disebut murah. Biar begitu bukan lantas tak ada cara untuk menekan baiaya tanpa harus kehilangan kesenangan saat berkunjung ke Turki.

  1. Pantau Kapan Penerbangan Termurah?

Traveler mesti cermat buat cari tahu kapan ada tiket ke Turki yang lebih miring dibandingkan biasanya. Dan untuk Turki yang iklimnya emapt musim maka musim dingin pada periode Desember-Maret adalah periode Low Season walaupun tidak banyak yang bisa disimak selama rentang waktu itu.

Sebab saat terbaik melancong ke Turki saat musim semi dan gugur yang biasanya berlangsung antara April sampai pertengahan September. Inilah rentang High Season dimana cerahnya sinar matahari dan langit yang membiru serta periode siang yang lebih lama membuat Turki jadi indah untuk dinikmati.

  1. Ajukan e-Visa

Untuk Traveler asal Indonesia, pemerintah Turki memberlakukan sistem “Visa On Arrival” (VOA) berdurasi tinggal maksimal 30 hari dan masa berlaku selama 180 hari. VOA dilakukan saat kita tiba di bandaram Traveler harus mengantri untuk mengajukan visa ini dan sekaligus membayar biayanya sekitar 35 dolar AS secara tunai.

Baca Juga  Bisa Lho Order Spesial Menu Halal di Pesawat

Tapi ada yang lebih gampang dan bisa lebih murah yaitu dengan mengurus e-Visa atau secara online sebelum keberangkatan. Biayanya sekitar 25 dolar AS, prosesnya juga mudah yaitu dengan mengakses evisa.gov.tr/en/ dan mengisi formulirnya. Semua baiay bisa dibayar dengan kartu kredit. Kalau tak punya kartu kredit sendiri bisa kok pakai punya teman atau kerabat karena tidak ada kewajiban memakai kartu kredit yang namanya sama dengan pemohon visa.

  1. Pakai Uang Lira

Kendati banyak tempat di Turki bersedia menerima uang dolar AS atau Euro namun kurs yang mereka gunakan biasanya lebih tinggi dibanding kurs resmi. Oleh karena itu disarankan untuk bertransaksi pakai uang Lira selama di Turki. Apalagi nilai tukar Rupiah atas Lira termasuk tinggi.

Tapi ingat, kalau mau tukar dolar atau rupiah jangan di bandara, penawaran kurs yang lebih baik ada di kawasan Grand Bazaar. Itupun enggak usah terburu-buru, bandiungkan dulu sodoran kurs antar money changer.

  1. TurMandiri atau Paket?

Kalau Travaler tidak masalah dengan menggunakan angkutan umum, maka tur secara mandiri tentu akan lebih ekonomis. Sebab di Turki, paling tidak di Istanbul, termasuk banyak tranportasi umum yang melewati objek wisata utama.

Jika bepergiannya secara berombongan lebih dari 3 orang atau keluarga, maka berbagai biaya sewa mobil tentu bisa menjadi lebih hemat. Waktu bepergian juga lebih leluasa. Tarif sewa mobil di Turki sekitar 120 Lira seharinya, di luar ongkos bensin.

  1. Makan di Luar Kawasan Wisata

Sama dengan di Indonesia, membeli makanan di dalam area obyek wisata maka sodoran harganya akan lebih mahal jika Traveler membelinya di luar kawasan wisata. Oleh karena itu carilah tempat makan yang banyak didatangi orang lokal, bukan turis.

Baca Juga  Beli JR Pass, Untung Atau Rugi Kah?

Kebab misalnya, kalau belinya di tempat wisata bisa mencapai 6-10 Lira per porsi. Membelinya di tempat keramaian warga lokal, maka harganya hanya sekitar 4 Lira yang terkadang sudah termasuk segelas minuman.

  1. Membeli Minuman dan Cemilan di Minimarket

Untuk kebutuhan minum rutin ada baiknya membeli di minimarket atau supermarket. Harga sebotol air mineral besar sekitar 5 liter harganya sekitar 3 Lira di minimarket. Begitupun dengan cemilan, belilah saja di minimarket dengan harga yang juga lebih murah. Anda juga bisa pakai tips belanja di Istanbul Turki.

  1. Hemat 23 Lira dengan Istanbul Museum Pass

Khusus di kota Istanbul, jika Traveler berencana masuk ke banyak tempat wisata utama disana bisa melakukan penghematan biaya dengan membeli Istanbul Museum Pass.

Cari sebuah mobil bertulis Muzekart atau Istanbul Museum Pass dekat pintu masuk Hagia Sophia yang merupakan layanan pihak Pariwisata negara Turki. Harga kartu ini ialah 85 Lira dan berlaku selama 3 hari.

Harga ini akan menghemat pengeluaran sebesar 23 Lira jika harus membeli tiket dimasing-masing tempat wisata berikut yaitu Hagia Sopia, Istana Topkapi, Archeological Museum, Istanbul Mozaic Museum, Museum of Turkish and Islamic Art, dan Museum Chora.

Asyiknya lagi, dengan bekal kartu itu Traveler tidak perlu lagi mengantri untuk membeli tiket.

7 Tips Liburan Hemat Ke Turki Untuk Modal Backpaker
5 (100%) 4 votes

Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.